Soto biasanya identik dengan daging, banyaknya soto dengan aneka jenis beredar di Indonesia seperti soto babat, soto betawie, soto ngawi, soto kudus dan soto-soto lainnya yang terkenal di Indonesia. Hal ini membuat masakan soto sangat digemari masyarakat indonesia, karena rasanya yang khas dan Indonesia banget. tetapi ada satu hal yang beda, apa anda pernah makan soto jamur? atau mungkin anda baru mendengarnya? ternyata soto bukan hanya masakan yang dilengkapi dengan daging tetapi juga bisa dengan jamur. dan soto jamur tersebut dikemas secara instan oleh PT. Tri Rastra Sukses Sejahtera dengan nama sotoji. Sotoji atau soto jamur instan merupakan sebuah inovasi terbaru, yakni mengemas soto jamur dalam bentuk instan.
Awal Mengenal Sotoji
Awal mendengar sotoji saya mengira soto jamur yang dijual di pinggir jalan atau tempat makan seperti layaknya soto-soto biasanya. tapi ternyata ketika tahu bahwa sotoji adalah soto jamur yang dikemas secara instan saya kaget dan heran. ternyata soto ada bentuk instannya ya?? ini baru pertama kalinya saya melihat soto dibuat instan seperti ini. dan hari itu saya juga baru tersadar kalau sotoji itu singkatan dari Soto Jamur Instan.
Pertama kali mencoba sotoji saat saya ikutan acara workshop training digital media planner yang diselenggarakan deblogger yang bekerjasama dengan ocentrum. saat itu yang hadir dibagikan sample sotoji, dimana bagi para anggota deblogger sotoji seperti es krim super enak yang jadi rebutan. saya jadi heran dan penasaran ingin mencobanya, karena saya belum pernah mencobanya jadi hanya terpukau dengan tampilan awal yang ternyata sotoji merupakan soto jamur dalam bentuk instan, selain itu juga kemasan sotoji juga seperti produk berkelas, hal ini bisa dilihat dari bahan kemasan itu sendiri dengan balutan design yang konseptual.
Sesampainya dirumah saya langsung memasak sotoji yang saya dapatkan dari acara tersebut. didalamnya ada sohun, jamur tiram, dan bumbu, sama halnya seperti mie instan pada umumnya, cara memasaknya pun sama, hanya saja karena sotoji berbahan dasar sohun jadi tidak perlu direbus lama-lama, hanya perlu waktu 2 menit untuk merebus sohun dan jamur tiram yang sudah tersedia di paket sotoji. bagi saya ini sih bukan direbus tapi lebih dikatakan diseduh
setelah sotoji matang saya langsung mencobanya tanpa tambahan apapun, karena ini pertama kalinya saya makan jadi ingin merasakan rasa originalnya terlebih dahulu. bumbu sotonya yang kerasa membuat saya merasa seperti makan soto sungguhan (bukan soto instan) ternyata walau disajikan dari bentuk instan tidak ada hal yang berbeda secara signifikan dari soto-soto pada umumnya. ditambah jamur tiram yang bertekstur kenyal dan enak dimakan bikin saya terus mengunyah tanpa henti hingga akhirnya habis tanpa sisa.
saya pribadi tidak suka dengan daging, kecuali daging ayam.hee… saya rasa soto jamur ini bisa jadi alternatif saya untuk menikmati masakan soto, ditambah saya tidak perlu mencari tukang soto atau membuat soto sendiri karena pasti ribet dan butuh waktu yang cukup lama, dengan adanya sotoji saya bisa langsung bikin soto hanya dalam waktu sekitar kurang dari 3 menit.
Kelebihan sotoji

kelebihan sotoji dari soto-soto yang lainnya adalah dari kemudahan membuatnya karena sudah tersedia dalam bentuk Instan, jadi tidak perlu membuatnya dalam waktu lama. kandungan sotoji yang kaya serat dan protein serta rendah kolesterol berbeda dengan soto daging yang sarat akan kolesterol. jadi sotoji cocok untuk direferensikan kepada anda yang menghindari kolesterol. selain itu sotoji juga bukanlah jenis junkfood karena sohun memang dikemas secara kering tanpa bahan pengawet.
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mengandung nutrisi seperti vitamin, fosfor, besi, kalsium, karbohidrat, dan protein. dalam setiap 100 gram jamur tiram mengandung 367 kalori, 10,5-30,4 % protein, 56,6 % karbohidrat, 1,7-2,2 % lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium. Serat jamur sangat baik untuk pencernaan karena Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 % sehingga cocok untuk para pelaku diet.
“kandungan jamur tiram mengandung protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C” Berdasarkan penelitian Sunan Pongsamart, biochemistry, Faculty of Pharmaceutical Universitas Chulangkorn
“Protein rata-rata 3.5 – 4 % dari berat basah. Berarti dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan asparagus dan kubis. Jika dihitung berat kering. Kandungan proteinnya 10,5-30,4%. Sedangkan beras hanya 7.3%, gandum 13.2%, kedelai 39.1%, dan susu sapi 25.2%. Jamur tiram juga mengandung 9 macam asam amino yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin. 72% lemak dalam jamur tiram adalah asam lemak tidak jenuh sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. 28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida kitin di dalam jamur tiram diduga menimbulkan rasa enak. Jamur tiram juga mengandung vitamin penting, terutama vitamin B, C dan D. vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), niasin dan provitamin D2 (ergosterol), dalam jamur tiram cukup tinggi. Mineral utama tertinggi adalah Kalium, Fosfor, Natrium, Kalsium, dan Magnesium. Mineral utama tertinggi adalah : Zn, Fe, Mn, Mo, Co, Pb. Konsentrasi K, P, Na, Ca dan Me mencapai 56-70% dari total abu dengan kadar K mencapai 45%. Mineral mikroelemen yang bersifat logam dalam jarum tiram kandungannya rendah, sehingga jamur ini aman dikonsumsi setiap hari.” menurut Direktorat Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur_tiram
Jamur tiram juga mempunyai khasiat sebagai obat yakni untuk menurunkan kolesterol, lemah jantung, anemia dan juga sebagai antibakterial dan antitumor. Di Jepang sendiri saat ini sedang diteliti potensi jamur tiram sebagai bahan makanan yang dapat mencegah timbulnya tumor.
Kekurangan Sotoji
dari segi bahan dan rasa saya rasa tidak ada kekurangan yang berarti hanya saja ada kekurangan kecil dari kemasan sotoji itu sendiri, yakni untuk memasak sotoji diperlukan gunting untuk membuka kemasan bumbu dan kemasan jamurnya, karena tidak ada robekan kecil yang biasa terdapat pada kemasan yang fungsinya untuk memudahkan dalam penyobekan mengunakan tangan.
Conclusion
sotoji merupakan salah satu sajian khas indonesia yang dikemas secara instan dan memiliki nilai gizi yang bagus, karena kandungan serat dan protein yang tinggi. bahkan ada seorang dokter yang menjadi langganan sotoji karena beliau tahu akan kandungan zat pada hidangan sotoji. Dari nilai gizinya, ternyata jamur yang dikonsumsi memiliki kandungan protein (10,5-30,4%) yang lebih besar daripada beras (7.3%) dan gandum (13,2 %). bahkan Serat jamur tiram sangat baik untuk pencernaan karena Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 % sehingga cocok untuk para pelaku diet. Jadi sotoji cocok untuk anda yang vegetarian atau anda yang ingin menghindar dari kolesterol serta bagi anda yang ingin diet sehat.
cara memasak sotoji

cara memasak sotoji sangat simpel sekali dan hanya memerlukan waktu kurang dari 3 atau 4 menit, karena proses perebusan hanya dalam waktu 2 menit. cara memasaknya anda bisa ikuti langkah-lankahnya sebagai berikut :
- didihkan air sebanyak 400cc / 2 gelas,
- setelah mendidih masukan sohun dan jamur tiram, perebusan hanya selama 2 menit,
- siapkan bumbu didalam sebuah mangkuk,
- setelah 2 menit tuangkan sohun jamur dan air rebusan tadi ke dalam mangkuk,
- aduk bumbu hingga merata, sotoji siap dihidangkan.
*note : anda bisa mengkreasikannya dengan menambahkan berbagai sayuran seperti tauge dan tomat atau apa saja sesuai selera anda.
Cara memesan sotoji
bisa dilakukan pemesanan di websitenya www.sotoji.com
atau langsung kontak disini
Video “Si Cantik, anak ajaib dan Sotoji”
Sumber Informasi : www.Sotoji.com dan http://id.wikipedia.org
Popularity: 1% [?]



{ 18 comments… read them below or add one }
Wah mantap nih kawan. Semoga kawan kita deBlogger itu meraih kesuksesan, aamiin.
Andaikan saya berkomentar di blog siempunya sotoji pastilah saya minta traktir karena dapat komentar pertamax, hehehe..
hehe.. videonya oke juga
wew triple comment….. makasih gan atas doanya…
kalau review nya seperti ini, bisalah HP Android di tangan.
semoga Iphone 4s..
tapi saya sih serahkan semuanya, n percaya apa yang didapat a/ yang terbaik buat saya, yang penting udah maksimal
saingan datang… wakakakaakka
ckakaka bukan saingan mas tapi kelinci percobaan..hihihi…mestinay jagoan belakangan kaya yang pada baru ngirim artikel tanggal 20… #ngumpet
Sotoji emang maknyus, leker
top markotop
saia sudah mencoba betapa gampangnya membuat sotoji dan mengkreasikannya
sotoji emang simple….
berkunjung nih, liat-liat juga ke beranda saya ya hxxp://www.mylicarizki.us/2012/03/makan-enak-sehat-dan-praktis-ala-sotoji.html terimakasih
cek ke tkp
makasih dah mampir mas, saya udah ninggalin jejak diblognya
mantap masbro, izin share ya
silahkan bang epul… sukses dagangannya
sotoji memang mantaapp
betul